Membuat Hard Disk Internal Menjadi Hard Disk Eksternal

Membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal. Itulah yang ingin saya bagikan pada Anda di halaman blog ini.

Sepertinya Anda sudah jelas dan sangat paham ya apa itu hard disk internal dan hard disk eksternal? Jadi saya gak perlu lagi jelaskan secara detail tentang pengertian hard disk internal dan eksternal ini. Nanti ndak malah kayak skripsi. Hehehe…

Intinya gini..

Hard disk internal itu adalah hard disk yang ada di dalam laptop atau desktop. Supaya bisa digunakan untuk menyimpan file, hard disk internal ini harus terhubung ke mainboard melalui kabel yang bernama IDE atau SATA.

Sedangkan hard disk eksternal itu adalah hard disk yang berada di luar laptop atau desktop. Supaya bisa digunakan untuk menyimpan file, hard disk eksternal ini harus terhubung ke perangkat melalui kabel USB.

Fungsinya adalah sebagai media penyimpanan sekunder seperti flash drive (flash disk) gitu lah. Sehingga walaupun tanpa hard disk eksternal ini laptop atau desktop masih bisa bekerja secara normal.

Lalu yang jadi pertanyaan, kalau kita punya laptop mati/rusak tapi hard disk internalnya masih bagus, apakah bisa hard disk internal ini dijadikan sebagai hard disk eksternal?

Jawabannya, ya bisa saja. Dan inilah yang akan saya bahas di blog ini. Jadi baca sampai akhir ya.. Heheheh..

Mengapa saya membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal?

Sebelum saya bahas bagaimana cara membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal, saya cerita sedikit ya tentang mengapa saya melakukan hal ini.

Jadi ceritanya gini…

Laptop istri yang ASUS EePC 1025 CE kan rusak. Baterainya udah rusak dan kalau dinyalakan pakai charger aja nyala bentar langsung mati. Dari pada malah merusak komponen yang lain akhirnya kami putuskan aja buat gak memakainya lagi.

Terus supaya kerjaan gak terhambat saya beli deh laptop bekas Lenovo Thinkpad x230 yang sudah saya ceritakan di sini.

Kemudian setelah beberapa waktu kerja dengan laptop yang lain, kepikiran untuk memberdayakan laptop ASUS EePC 1025 CE tadi. Lagi pula semua file yang berhubungan dengan kerjaanya istri masih tersimpan di sana.

Lalu muncul lah ide untuk membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal ini. Ide nya sih sudah ada sejak beli laptop baru, tapi eksekusinya baru sempat bulan September 2019 ini.

Membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal

Anda sudah tahu alasan saya membuat hard disk eksternal. Kalau Anda juga punya laptop atau desktop rusak tetapi kondisi hard disknya masih bagus, mungkin Anda bisa memberdayakannya dengan menjadikan sebagai hard disk eksternal.

Kalau bingung caranya bagaimana, ikuti saja step by stepnya yang akan saya bahas sebentar lagi.

Alat dan bahan

Sebelum mulai membuat projek ini ada beberapa alat yang perlu dipersiapkan, diantaranya :

#1 hard disk internal ukuran 2,5 inchi

hard disk internal laptop asus eepc 1025 ce

hard disk internal laptop asus eepc 1025 ce

Untuk hard disk internal ini pastikan ukurannya 2,5 inchi dan menggunakan konektor/kabel SATA bukan IDE.

#2 obeng plus

obeng plus

obeng plus

Obeng plus digunakan untuk menngencangkan skrup supaya tidak mudah lepas

#3 hard disk drive (HDD) enclosure

orico hdd enclosure

orico hdd enclosure

Untuk HDD enclosure  itu ada banyak sekali merek yang ada di pasaran. Yang saya gunakan pada project ini adalah HDD enclosure Orico 2169U3. Saya membelinya di marketplace. Ini bisa dibeli di toko komputer di kota Anda. Tapi jika Anda tidak ingin repot Anda bisa mencari dan membelinya di sini.

Cara membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal

Untuk langkah-langkah membuatnya adalah sebagai berikut :

  1. lepaskan hard disk internal dari mainboard
  2. buka penutup HDD Enclosure lalu copot komponen utamanya
  3. hubungkan komponen utamanya dengan hard disk internal. Pastikan sudah terhubung dengan sempurna
  4. pasang kembali komponen utama yang sudah terhubung ke hard disk, lalu tutup kembali penutupnya dan kencangkan dengan skrup supaya tidak mudah copot
    komponen utama dan hard disk internal

    komponen utama dan hard disk internal

  5. pasangkan kabel SATA to USB dan colokkan kabel ke port USB yang ada di laptop atau desktop.
  6. Hard disk internal sudah menjadi hard disk eksternal dan siapa digunakan. Selesai.

Mudah bukan?

Jika ada yang mau ditanyakan terkait projek membuat hard disk internal menjadi hard disk eksternal ini silakan tinggalkan pesan Anda di kotak komentar atau bisa menghubungi saya langsung via email di [email protected].

Demikian projek ini saya bagikan untuk Anda. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai ketemu lagi di projek berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.