Di halaman ini saya akan coba berbagi pengalaman dalam menghapus backlink spam dengan Google disavow link tools. Halah mas, judulnya kok panjang to? Ya biarin, supaya jelas, gak misleading dan gak dikira clickbait kok. hehe..
Apa yang saya tulis ini murni pengalaman saya sendiri. Kalau ada perbedaan cara atau metode dengan para mastah SEO di luar sana, harap dimaklumi ya. Perbedaan itu bukan untuk diperdebatkan, tetapi jadikan sebagai bahan untuk saling melengkapi saja. Dan saya yakin, dalam kontes disavow backlink spam ini tidak ada salah dan benar. Pakai cara apapun terserah kita, yang penting adalah backlink spam itu segera hilang. Itu saja..
Latar belakang kenapa menjalankan disavow backlink
Sebelum saya bahas lebih lanjut tentang cara menghapus backlink spam ini, saya cerita dikit boleh ya?
Jadi, dulu saya sempat punya website yang namanya adalah Flanel Shop Indonesia. Website ini usianya sekitar 8 tahun saat saya nulis ini (2020). Sebelum gabung dengan KIRIM.EMAIL, saya jualan online dengan website sini dan dari sinilah menjadi jalan rezeki saya.
Bahkan sampai sudah punya anak usia 1 tahun saya masih menjalankan bisnis online dan masih mengelola website ini. Karena dari segi traffic, website saya ini sering muncul di halaman pertama Google. Dari sinilah saya mendapatkan banyak pelanggan dari seluruh Indonesia.
Kemudian saya sakit lama, dan saya kerja sebagai SEO Specialist, maka mau gak mau website ini saya telantarkan, gak keurus. Makin lama gak saya update, makin turun lah trafficnya.
Kemudian pada bulan Agustus 2019 saya putuskan untuk menutup sementara website saya ini. Dan hasilnya bisa Anda lihat sendiri, sampai awal tahun 2020 trafficnya benar-benar drop. Kalaupun naik sangat sedikit. Pertumbuhannya sangat kontras dengan sebelum bulan Agustus 2019.
Kemudian saya coba perbaiki kontennya, eh gak naik juga trafficnya. Lalu saya perbaiki juga error yang ada di Google Search Console, ya tetap sama saja hasilnya, trafficnya gak naik-naik.
Saya gak pernah berpikir ini ulah orang jahil, karena saya tidak pernah main backlink. Kalaupun ada backlink saya yakin itu dilakukan secara alami dan jumlahnya gak banyak.
Tapi ternyata saya salah. Sebelum saya menulis ini, saya membaca diskusi di grup Telegram SEO Indonesia. Topik diskusinya kebetulan kasusnya mirip dengan website saya ini. Lalu tanpa pikir panjang, saya coba cek backlink website saya, dan ternyata hasilnya diluar dugaan.
Dari pengukuran yang saya lakukan dengan beberapa tools, ternyata ada ratusan hingga ribuan backlink yang mengarah ke wesbite saya. Lalu sayapun berkesimpulan kalau website ini terkena backlink spam. Makanya trafficnya gak naik-naik biarpun kontennya diperbaiki.
Kemudian saya putuskan untuk melakukan disavow malam ini juga sambil menulis cara menghapus backlink spam ini. Jadi ini saya tulis sekaligus sebagai dokumentasi pribadi saya. Kali aja nanti ada kasus yang sama, bisa dengan mudah mencarinya. Tapi semoga tidak lagi terjadi kasus seperti ini. Naudzubillah min dzalik. Cukup sekali ini aja deh.
Cara Menghapus Backlink Spam Dengan Google Disavow Link Tool
Itulah alasan mengapa saya menulis artikel ini dan mengapa saya melakukan disavow backlinks. Untuk cara menghapus backlink spam ini langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
- Cek backlink spam
- Kumpulkan jadi satu file txt
- Submit ke Google Disavow Link Tool
- Tunggu hasilnya.
Kita bahas satu per satu ya.
#1 Cek backlink spam
Cara pertama yang perlu kita lakukan adalah cek backlink spam. Ini bertujuan untuk mengetahui apa saja backlink yang terindikasi sebagai backlink spam ini. Untuk mengetahuinya saya rekomendasikan menggunakan Ahrefs. Ini tools berbayar, Anda bisa mencobanya dengan membayar $7 selama 1 minggu. Gakapap lah, berkorban dikit untuk dapatin sumber masalah traffic website Anda. Itung-itung buat investasi gitu.
Untuk cara menggunakan Ahrefs ini sangat mudah.
Cukup kunjungi https://ahrefs.com/backlink-checker, masukkan domain Anda lalu klik tombol Check Backlinks.
Setelah itu akan muncul daftar backlinknya seperti ini :
Cara kedua dalam menghapus backlink spam Anda bisa menggunakan Google Search Console untuk mendapatkan daftar apa saja backlink spam nya. Cara ini gratis, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun. Hanya saja, untuk keakuratannya mungkin tidak seakurat Ahrefs.
Caranya adalah sebagai berikut :
Buka Google Search Console website Anda dan klik Tautan.
Lalu Anda akan berada di halaman seperti ini. Di halaman ini pilih yang Situs tertaut teratas lalu klik tombol SELENGKAPNYA.
Setelah itu Anda bisa melihat daftar backlink yang mengarah ke website Anda. Silakan buka satu per satu dan jika ada yang mencurigakan, langsung masukkan ke dalam file txt untuk nanti dilakukan disavow.
Kemudian Anda bisa membuka backlinknya satu per satu. Setelah itu Anda bisa menilai ini backlink tergolong sebagai backlink spam atau bukan. Kalau bukan ya biarkan saja, kalau menurut Anda itu backlink spam maka kumpulkan jadi 1 file txt.
#2 Kumpulkan jadi satu file dalam bentuk txt
Langkah yang kedua dalam menghapus backlink spam adalah mengumpulkan backlink spam dalam 1 file dengan format txt. Untuk contoh format kontennya adalah sebagai berikut :
domain:domainbacklinkspam.com
domain:backlinkspam.net
domain:bukanbacklinkaman.org
http://www.urlwebspam.com/web-spam.html
http://www.urlwebspam1234.com/halaman-web-spam.html
http://www.urlbaclinkspam.com/url-web-spam.html
dan lain sebagainya.
Catatan dari format tersebut adalah sebagai berikut :
- Untuk backlink berupa domain dan keselurahan url pada domain tersebut gunakan format “domain:”
- Sedangkan untuk backlink berupa url, gunakan format “http://domainbacklinknya.com/judul-halamannya.html.”
- jika ada anda garing miring di bagian paling akhir domain atau url, hapus saja.
#3 Submit ke Google Disavow Link Tool
Tahap berikutnya adalah melakukan submit ke Google Disavow Link Tool. Caranya silakan klik link berikut ini https://www.google.com/webmasters/tools/disavow-links atau copy url tersebut di address bar browser Anda.
Lalu pada halaman ini pilih domain atau properti website Anda.
Setelah itu akan muncul halaman Menyangkal tautan. Pada halaman ini langsung saja klik tombol Menyangkal Tautan.
Kemudian muncul pop-up seperti pada gambar berikut ini. Klik tombol Pilih File lalu cari file txt yang sudah Anda buat di tahap yang ke-2 tadi.
Lalu klik tombol KIRIM yang berwarna biru tersebut. Sambil klik tombolnya jangan lupa baca Bismillah dan berdoa supaya backlink spam nya segera hilang.
Kemudian akan muncul semacam konfirmasi seperti pada gambar berikut ini. Setelah itu klik tombol Selesai.
#4 Tunggu hasilnya
Setelah Anda submit ke Google Disavow Link Tool, langkah terakhir adalah menunggu hasilnya. Tidak ada kepastian kapan Anda akan mendapatkan hasilnya. Tapi untuk ngecek pantau terus traffic Anda baik melalui Google Search Console maupun Google Anaytics.
Seperti itulah cara menghapus backlink spam dengan Google Disavow Link Tool. Mudah-mudah ada manfaatnya untuk Anda dan saya minta doanya supaya apa yang saya lakukan ini bisa menaikkan lagi traffic website saya. Terima kasih sudah menyimak, sekian dari saya dan sampai bertemu di artikel berikutnya ya. 🙂
Hi Bang Soleh, saya suka dengan artikel-artikelnya, kebetulan saya sedang belajar tentang digital marketing (SEO)
Salam kenal
Andi Balladho
Salam kenal juga Bang Andi. Terima kasih sudah mampir di blog Saya. 🙂
Bang Soleh yang baik hati, saya telah mencoba untuk masuk ke tautan ini https://www.google.com/webmasters/tools/disavow-links, setelah itu memilih properti domain, tapi yang muncul malah tulisan ini “Properti domain tidak didukung untuk saat ini”. Ini kenapa ya?
Mohon petunjuknya
Terima kasih
kalau seperti itu silakan hapus dulu properti yang ada saat ini dan bikin properti baru dengan opsi Properti Awalan URL (URL Prefix) mas. lihat gambar ini https://i.imgur.com/xQjTB62.png .
Ini disebabkan mungkin karena platform website yang mas gunakan adalah blogspot. sehingga harus menggunakan www atau awalan lainnya yg sesuai dengan websitenya mas Andi saat ini.
Terima kasih Bang Soleh
CMS yang digunakan adalah WordPress.
Oh iya, saya telah buat property baru sesuai petunjuk dan berhasil untuk disavow.
Oh iya, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah apakah bisa data yang ada di property sebelumnya di pindahkan ke property yang baru? Ataukah kita harus mengikhlaskan data sebelumnya menjadi 0 seperti awal?
sejauh yang saya tahu, transfer data antar property untuk domain yg sama itu tidak bisa mas. solusinya ya mungkin pertahankan property yang lama supaya data2 nya yang lama tetap bisa diakses.
Well noted
Sangat membantu penjelasannya Bang Soleh
Terima kasih dan sehat selalu bang 🙂
Assalamu ‘alaikum Mas Sholeh.
Perkenalkan nama saya Amri Munthe dari Medan.
Saya mau nanya nih mas mengenai format file txt yang berisi daftar url backlink yang akan kita upload ke google disavow itu, seperti ini:
domain:domainbacklinkspam.com
domain:backlinkspam.net
domain:bukanbacklinkaman.org
http://www.urlwebspam.com/web-spam.html
http://www.urlwebspam1234.com/halaman-web-spam.html
http://www.urlbaclinkspam.com/url-web-spam.html
Pertanyaan saya:
(1) Untuk url yang tunggal tanpa slash, kita gunakan domain: dst dan untuk utl yang ada slash kita gunakan http:// dst. Apa benar demikian mas?
(2) Apakah ada tambahan seperti menggunakan tanda # dan sebagainya di dalam file txt tersebut?
(3) Apakah nama file txt tersebut ada aturannya?
Terima kasih
Wassalam
1. kalau berdasarkan panduan di sini https://support.google.com/webmasters/answer/2648487?hl=id , iya benar, domain gak pakai http dan kalau url pakai https atau http
2. kalau tambahan tanda pagar tidak usah saja. tanda pagar di dalam URL biasanya untuk mengarahkan ke heading atau section.
3. tidak ada aturan khusus untuk nama file nya. apa saja boleh yg penting ekstensi nya tetap .txt.
semoga menjawab mas.
mau tanya mas, saya ada 2 properti di GSC propertinya masing” sama yg beda itu yg satu pake https yg satu nama domainya aja, kalo saya pilih properti yg domainya aja pas di fitur disavow tidak bisa pake fitur itu (utk upload nya tdk ada) , tapi kalo pake yg https bisa, yg bikin beda apa ya mas? apaakah nanti hasilnya sama aja pas ketika pengajuan hapus link tsbt ?
Google menganggap itu 2 hal yang berbeda mas. misalnya begini : https://domain.com dan https://www.domain.com itu dianggap 2 website berbeda. maka banyak yg melakukan redirect ke www atau sebaliknya.
kalau sudah terlanjur begitu, baiknya pakai saja yang pake https mas, supaya fitur disavow dan fitur-fitur lainnya bisa jalan dg optimal.
Saya punya domain dengan banyak backlink redirect dari google, apakah cara menghapusnya sama? takutnya salah dan malah jadi rusak..
ini backlink redirect dari google persisya gmn ya?