Teknologi InformasiWordPress

4 Step Cara Mengatasi Error : You cannot delete a plugin while it is active on the main site

Cara Mengatasi Error : You cannot delete a plugin while it is active on the main site.

You cannot delete a plugin while it is active on the main site. Itulah kalimat yang muncul ketika saya ingin menghapus sebuah plugin dari situs WordPress yang saya kelola.

Berkali-kali saya mencoba hapus plugin ini, tetapi ujung-ujungnya pesan error You cannot delete a plugin while it is active on the main site tetap saja muncul dan pluginnya juga tidak hilang. Yang bisa saya lakukan cuma deactive plugin saja.

Cara Mengatasi Error : You cannot delete a plugin while it is active on the main site.

Kalau saya punya akses ke cpanel atau ke file manager, saya akan hapus dari sana.

Tetapi berhubung saya gak punya akses ke sana, ya mau gak mau saya harus cari cari untuk mengatasinya.

Setelah mencari informasi ke sana kemari, akhirnya saya menemukan solusi untuk mengatasi error You cannot delete a plugin while it is active on the main site ini.

Solusi ini juga akan saya bagikan ke Anda, supaya ketika Anda mempunyai kendala yang sama, Anda tidak membuang waktu untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Error : You cannot delete a plugin while it is active on the main site.

Cara menghapus plugin yang muncul error You cannot delete a plugin while it is active on the main site adalah sebagai berikut :

  1. Cek apakah Anda di WordPress Anda terinstall plugin W3 Total Cache?
  2. Jika iya, segera deactive plugin tersebut untuk sementara waktu.
  3. Hapus plugin yang muncul error You cannot delete a plugin while it is active on the main site.
  4. Setelah terhapus, aktifkan kembali plugin W3 Total Cache Anda.

Mudah bukan caranya? Atau masih belum ada gambaran?

Jika demikian, silakan Anda lihat video ini terlebih dulu. Nanti akan terlihat dengan jelas step by step nya.

Jadi penyebab utama dari munculnya pesan error You cannot delete a plugin while it is active on the main site ini adalah karena plugin W3 Total Cache. Kalau tidak ada plugin ini kemungkinan besar tidak akan muncul pesan error tersebut.

Begitu ya, mudah-mudahan bermanfaat dan jika berkenan silakan bagikan tulisan ini. Terima kasih dan sampai bertemu di artikel saya berikutnya.

Muhammad Sholeh

2 Comments

  1. salam kenal mas..
    saya baru bulan lalu buat blog wordpress, setelah berjalan 3 mingguan saya baca2 artikel untuk menaikkan ranking google, eh pas saya cek di site:namadomain.com saya menemukan banyak backlink sampah. saya baru ngeh ternyata domain saya adalah domain drop yang sudah di register tahun 2001 (data who.is). setelah menemukan artikel mas yang cara disavow link saya mengikuti cara yang mas buat. terus saya cek lagi d site:namadomain.com tapi masih banyak backlink sampahnya. Yang mau saya tanyakan:
    1. bagaimana cara ngecek kalau baclinknya berkurang?
    2. apakah blog ini saya tinggalkan saja dan beli domain baru?

    mohon tanggapannya ya mas..terimakasih.

    1. salam kenal juga mas maulana.
      menurut saya untuk ngecek backlinknya berkurang atau tidak itu ya dicatat mas. misalkan hari ini sebelum disavow berapa dan sesudah disavow berapa. jadi kita punya catatan perbandingannya.
      dan yang kedua, mending tinggalkan saja dan beli domain baru mas. bagaimanapun juga domain dengan backlink sampah itu jauh lebih susah dikelola daripada ngebacklink fresh domain. karena ini terkait dengan reputasi.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like