Cara Mengetahui Artikel Mana Saja Yang Tidak Terindex Google

Ketika menulis sebuah artikel di blog, seringkali saya berharap artikel tersebut segera terindex di Google dan menempati halaman pertama di hasil pencarian Google.

Mengapa saya berharap seperti itu? Karena dengan itu blog atau website yang saya kelola bisa mendatangkan pengunjung secara organik.

Semakin cepat terindex, semakin cepat pula pengunjung datang. Kalau pengunjung sudah datang maka artikel yang sudah saya tulis itu tidak sia-sia. Dan dengan traffic yang cukup banyak, kita bisa me-monetise blog atau website yang kita kelola.

Namun faktanya, tidak semua artikel blog terindex di Google. Katakanlah dalam sebulan kita bisa mempublish 90 artikel blog. Dari 90 artikel tersebut bisa jadi yang terindex di Google hanya 30, sedangkan yang 60 sisanya tidak terindex.

Kenapa bisa begitu? Hanya Google dan Tuhan saja yang tahu jawabannya. 🙂

Namun berdasarkan pengalaman saya selama 5 tahun berkecimpung dalam dunia SEO, hal tersebut mungkin disebabkan karena robot Google tidak merayapi blog kita secara menyeluruh.

Atau bisa juga karena artikel yang kita publish itu tidak sesuai dengan yang Google harapkan. Misalnya konten tersebut hasil copas dari blog lain, antara kata kunci dan konten tidak relevan, terindikasi backlink yang tidak wajar, dan lain sebagainya. Sehingga itu semua memicu Google untuk melakukan deindex terhadap artikel blog yang sudah kita publish.

Di atas saya menyebutkan dari 90 artikel, hanya ada 30 artikel yang terindex, 60 yang lainnya tidak terindex. Yang bisa kita ketahui ya data itu saja. Tidak lebih.

Sedangkan artikel apa saja yang masuk ke dalam 60 artikel ini kita tidak bisa mengetahuinya. Karena memang di Google Search Console tidak menyediakannya. Sehingga tidak ada cara baku untuk mengetahuinya. Padahal daftar judul artikel yang tidak terindex ini juga sama pentingnya di dalam SEO.

Maka dari itu melalui tulisan ini saya ingin berbagi kepada Anda tentang bagaimana cara mengetahui artikel mana saja yang tidak terindex Google.

Cara Mengetahui Artikel Mana Saja Yang Tidak Terindex Google

Dengan kita mengetahui artikel mana saja yang tidak terindex Google, kita bisa melakukan evaluasi dan optimasi terhadap artikel kita. Harapannya artikel yang sudah kita publish bisa terindex semua di Google.

Untuk mengetahui hal tersebut, berikut langkah-langkahnya.

[1] Cek Sitemap dan Hitung Ada Berapa Halaman Yang Tersedia

Sitemap merupakan daftar halaman apa saja yang ada di blog atau website kita.

Untuk mengakses sitemap ini cukup mudah. Biasanya cukup dengan mengakses halaman /sitemap.xml atau /sitemap_index.xml pada blog.

Sebagai contoh di blog saya ini sitemap nya adalah https://muhammadsholeh.com/sitemap.xml.

contoh sitemap

Mungkin tampilan sitemap di blog Anda berbeda.

Untuk sitemap ini saya menggunakan plugin XML Sitemap Generator for WordPress dan menggunakan sub-sitemap. Jadi untuk mengetahui apa saja halaman yang tersedia kita perlu klik satu per satu dan menghitungnya secara manual.

Sebagai contoh hasilnya seperti berikut :

  • https://muhammadsholeh.com/sitemap-misc.xml ada 2 url
  • https://muhammadsholeh.com/sitemap-tax-category.xml ada 4 url
  • https://muhammadsholeh.com/sitemap-pt-post-2019-01.xml ada 4 url
  • https://muhammadsholeh.com/sitemap-pt-page-2019-01.xml ada 3 url

sehingga totalnya saat ini adalah 13 url. 

[2] Cek Sitemap di Google Search Console

Setelah berhasil mengetahui berapa total halaman atau url yang ada di sitemap, langkah selanjutnya adalah kroscek sitemap yang ada di Google Search Console.

sitemap di Google Search Console

Pada gambar di atas. Ternyata di blog saya sudah ada 13 halaman yang terkirim dan 6 diantaranya sudah terindex. Jadi masih ada 7 halaman lagi yang belum terindex di Google.

[3] Mengetahui halaman yang sudah terindex

[3.1] Mengatur hasil per halaman

Setelah kita tahu ternyata sudah ada 6 halaman yang terindex, maka selanjutnya kita akan mencari tahu yang terindex itu halaman apa saja.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan pencarian Google.

Namun sebelum itu, jika halaman sudah lebih dari 10 maka kita perlu melakukan pengaturan halaman jumlah hasil pencari Google terlebih dahulu.

Caranya silakan Anda buka Google.co.id lalu di bagian kanan bawah klik menu Setelan lalu Setelan Penelusuran.

Setelan penelusuran Google

Lalu pada halaman Setelah Penelusuran, di bagian Hasil per halaman geser ke angka 100.

 Hasil per halaman Google

[3.2] Copy kode di bookmark

Langkah berikutnya adalah mengcopy kode berikut ini pada bookmark browser Anda.

Tujuannya untuk mengcopy semua link yang muncul di hasil pencarian Google nanti.

Kode ini aman dan tidak akan mengambil data apapun dari aktivitas Anda. Sumber kode ini berasal dari sini.

javascript:(function(){tar=” target=’_blank'”;os=”http://www.onlinesales.co.uk”;home=”<A href='”+os+”/tools/bookmarklets/serps'”+tar+”>Online Sales’s SERPs Bookmarklet</a>”;cono=”<div class=’container’>”;rowo=”<div class=’row’>”;colo=”<div class=’col-sm-6′>”;colro=”<div class=’col-sm-12′>”;divc=”</div>\n”;tao=”<textarea class=’form-control’ rows=10>”;tac=”</textarea>”;foot=”<div class=’footer text-center’ style=’margin-top:3em’>”;lnk=”;ank=”;desc=”;ads=”;i=0;c=0;results=new Array();str=”<link href=’https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/css/bootstrap.min.css’ rel=’stylesheet’ type=’text/css’>”;str+=”<link href='”+os+”/inc/css/seo.css’ rel=’stylesheet’ type=’text/css’>”;str+=”<style>textarea{!height:200px;}</style>”;str+=cono+rowo+”<div class=’col-sm-12′>”;str+=”<h1>”+home+”</h1><table class=’table striped’>\n”;if(document.forms[0]){if(document.forms[0].elements.q){str+=”<h2>Search: <a href='”+window.location+”‘ “+tar+”‘>”+document.forms[0].elements.q.value+”</a></h2>”}} divs=document.getElementsByTagName(“div”);for(j=0;j<divs.length;j++){if(divs[j].className==’r’){c++;results[c]=new Array();if(ahrefs=divs[j].getElementsByTagName(‘a’)){if(ahrefs[0].href!=””){results[c].href=ahrefs[0].href}} if(h3s=divs[j].getElementsByTagName(‘h3′)){if(h3s.innerText!=””){results[c].title=h3s[0].innerText}}}else if(divs[j].className==’s’){results[c].desc=divs[j].innerText.replace(/\n|\r|\t/g,’ ‘)}} for(k=1;k<results.length;k++){i++;str+='<tr><td>’+i+'</td><td>’+results[k].href+'</td>’;str+=”<td><a target=’_blank’ href='”+results[k].href+”‘>”;str+=results[k].title;str+='</a><td></tr>’;lnk+=results[k].href+’\n’;ank+=results[k].href+’\t’;ank+=results[k].title+’\n’;desc+=results[k].href+’\t’;desc+=results[k].title+’\t’;desc+=results[k].desc+’\n’} str+='</table>’+divc+divc;str+=rowo+colo+'<h2>Links</h2>’+tao+lnk+tac+divc;str+=colo+'<h2>Links – Titles</h2>’+tao+ank+tac+divc+divc;str+=rowo+colro+'<h2>Links – Title – Description</h2>’+tao+desc+tac+divc+divc;str+=foot+”<hr><p>”+home+” Version 3.5 by <a href=’http://twitter.com/liamvictor/'”+tar+”>Liam Delahunty</a> of <a href='”+os+”‘”+tar+”>Online Sales</a></p>”+divc+divc;with(window.open()){document.write(str);document.close()}})()

[3.3] Mencari di Google

Setelah itu, buka Google.co.id lagi lalu ketikkan format berikut ini :

site:namaDomainAnda.

sebagai contoh saya mengetikkan

site:https://muhammadsholeh.com

dan hasilnya seperti berikut.

hasil index google

Dari proses ini ternyata benar ada 6 halaman yang sudah terindex di Google. Dan hasilnya bisa Anda lihat sendiri.

Jika hasil pencariannya ada ratusan, tidak mungkin kita copy satu per satu. Makanya tadi saya menyarankan agar Anda menggunakan kode di atas pada bookmark. Tinggal panggil kode tersebut melalui bookmark Anda dan langsung muncul hasilnya.

memanggil bookmark

Dan hasilnya adalah sebagai berikut :

hasil generate

Yang akan kita pakai adalah yang bagian Links ini.

Pada bagian tersebut silakan Anda copy terlebih dahulu dan nanti tinggal kita bandingkan dengan yang ada di sitemap.

[3.4] Bandingkan hasilnya

Setelah Anda melakukan itu semua, sekarang langkah yang terakhir adalah membandingkan dengan yang ada di sitemap. Caranya kita pakai Google Sheets.

Anda buat 2 kolom. Kolom yang pertama isinya url dari Sitemap dan kolom yang kedua isinya url dari hasil generate dengan kode tadi. Untuk membandingkannya Anda gunakan Add On yang bisa Anda dapatkan di sini.

Setelah Anda install, untuk pengaturannya pilih yang Unique Cells dan berikan warna pada data yang unik.

Dan hasilnya url atau halaman yang belum terindex adalah yang berwarna kuning.

Dan untuk hasilnya, artikel yang tidak terindex oleh Google antara lain :

[4] Video Tutorial SEO

Buat yang masih bingung cara di atas, silakan lihat video tutorialnya berikut ini. Jangan lupa subscribe ya.. 🙂

[5] Selanjutnya apa?

Setelah mengetahui artikel mana saja yang tidak terindex Google maka yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah membuat artikel atau url tersebut terindex di Google.

Caranya adalah dengan melakukan ping ke Google supaya Google tahu kita punya halaman atau url tersebut dan segera mengindexnya.

Untuk cara ping ini tidak akan saya tunjukkan di sini tetapi di artikel berikutnya. Jadi pantau terus update blog saya ya. 🙂

Update

Untuk cara agar artikel segera terindex Google sudah saya buat tutorialnya. Untuk mengetahui bagaimana caranya silakan klik artikel berikut ini => Cara cepat terindex Google.

Demikian artikel singkat tentang cara mengetahui artikel mana saja yang tidak terindex Google ini. Jika ada pertanyaan, saran atau masukan silakan tinggalkan di kotak komentar. Terima kasih 🙂

*Ms.

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *